Showing posts with label guru manusia. Show all posts
Showing posts with label guru manusia. Show all posts

Monday, November 10, 2014

Guru Bukan Dewa: Bimbel, Orangtua dan Nilai yang Jelek (3)

Ilustrasi (nedmartin.org)
Mengenai profesi guru, adalah penting memahami dengan siapa kita bekerja. Objek pekerjaan seorang guru adalah benda hidup, yaitu anak-anak dengan berbagai karakter dan keunikan yang bervariasi. Tugas guru adalah mengakomodasi semua kebutuhan murid-murid tersebut dalam belajar di sekolah. Tapi apakah seorang guru mampu melakukan hal tersebut? Harus! Karena target akhir profesi ini adalah menjadikan anak didik menguasai ilmu yang diajarkan. Tapi saya tahu ini sangat susah.

Bayangkan saja, jika kita mengajar 100 anak dengan kepribadian dan kebutuhan yang berbeda. Betapa capeknya untuk dapat memahami kebutuhan anak satu persatu dan akan lebih sulit jika mereka itu orang yang tertutup. Kalau mereka robot, pasti pekerjaan ini akan jadi sangat mudah. Tapi sayangnya bukan. Terlebih jika pelajaran yang diajarkan adalah Matematika. Bagi anak yang tidak suka Matematika, bisa menjurus benci kepada gurunya juga. Saya pun mengalaminya dan merasa ingin berteriak “Salah gue apa??”

Saturday, November 1, 2014

Guru Bukan Dewa: Akui Ketidaktahuan (1)

ilustrasi (schooldesk.net)
Setahun ini berkecimpung di dalam dunia pendidikan telah memberi saya banyak sekali penglaman tentang hal-hal menarik, aneh dan menantang yang saya alami selama menjadi guru. Pembaca dan guru-guru yang budiman, saya membuat tulisan ini bukan untuk menjadikan profesi guru terkesan susah dijalani dan membuat kita terkekang. Saya sendiri adalah seorang yang baru saja menjadi guru.

Apakah guru itu role model yang harus selalu mengajarkan hal-hal yang baik kepada para murid? Jawabannya adalah benar. Tapi pertanyaan selanjutnya adalah, Apakah guru itu seorang dewa? Tentu jawabannya bukan.