Showing posts with label hidup sehat. Show all posts
Showing posts with label hidup sehat. Show all posts

Friday, December 20, 2013

"Tai Kucing"-lah Hidup Sehat (Hidup Sehat Tak Perlu Mahal) ...

ilustrasi (buysafegenerics.com)

Kalau lihat kampanye hidup sehat di tipi-tipi, sepertinya hidup sehat itu mahal sekali. Seringkali makanan yang ditampilkan tak terjangkau harganya bagi yang belum dan kurang mampu menjangkau. Bagaimana tidak, kampanyenya kita makan-makanan seperti yogurt, susu bebas lemak, salad, daging-dagingan dan kacang-kacangan yang biasanya kurang terjangkau. Itu soal makanannya.

Soal program olahraganya beda lagi. Kita harus ikut program ini dan itu yang tak jarang perlu merogoh kocek lebih. Belum lagi sekarang banyak orang berbondong-bondong ke wellness center atau fitness center yang bagi kebanyakan orang Indonesia tentu tidak terjangkau.

Seorang kawanku ketika melihat kampanye hidup sehat di sebuah tv langsung menyerocos, “Halah, tai kucing-lah hidup sehat. Itu mah buat orang kaya doank!”

Aku sejenak berpikir, apa memang begitu susah hidup sehat? Kalau melihat tayangan ajakan hidup sehat di acara-acara berita atau semacamnya, memang rasanya ingin bilang juga, “Bullcrap deh itu semua! Yang ada malah tekor bandar…”

Belum lagi program ini dan itu yang dianjurkan untuk memiliki trainer yang tak murah untuk menggajinya. Menggaji diri sendiri saja susah, mana mungkin menggaji orang lain? Tai kucing lah pokoknya, kata kawanku.

Sunday, October 13, 2013

Ayo Lihat Nutrition Facts-nya

Kita bahkan bisa cek gizi cherry di internet
Beberapa waktu lalu aku membeli kopi sachet (Jawa: rentengan) di sebuah mini market. Maklum, aku adalah seorang yang merasa bahwa hidup kurang berasa tanpa secangkir kopi.

Singkat cerita setelah mencari kopi yang disukai, akhirnya aku mulai melihat kandungan apa saja yang ada di dalamnya. Yang pertama kulihat adalah komposisi dari minuman ini. Kedua aku akan mencari yang namanya informasi gizi. Yang bentuknya kotak, yang bahasa Inggrisnya nutrition facts.

Rupanya kopi siap seduh yang kuminati ini tak punya kotak itu. Sedikit banyak ini membuatku agak ragu membeli produk ini sebenarnya, meski akhirnya tetap membeli.

Nah, dalam membeli makanan, terutama makanan dalam kemasan, langkah-langkah itulah yang kira-kira kulakukan. Jadi kalau aku membeli sesuatu, ada semacam prosedurnya, ya meski sederhana begitu.

Bagiku, memeriksa kandungan gizi produk makanan dan minuman adalah penting. Sebab, kau akan tahu bahan apa saja yang akan memasuki tubuhmu.

Yang paling menjadi perhatianku adalah ketika membeli produk kemasan semisal soda dan mie instan.

Monday, May 20, 2013

Kita yang Malas Jalan Kaki

Ilustrasi (www.crowdrise.com)
Mau ke Indomaret yang berjarak hanya 100 meter, aku lihat banyak kawanku yang langsung menyaut motor, lalu wuuzzz sampai ke tujuan. Ke tempat beli pulsa yang beberapa ratus meter juga, pakai motor. Lalu apa masalahnya? Mengapa harus jadi topic tulisan ini?

Kalau soal buru-buru dan memang dikejar waktu, tentu tak ada masalah. Kau bisa tinggalkan tulisan ini. Tapi, kalau situasinya sedang santai dan taka da yang memang dikejar, menurutku ini baru masalah.

Jadi, di Indonesia ini, kita sudah lumrah untuk pergi ke mana-mana menggunakan sepeda motor atau mobil. Baik jarak pendek maupun panjang, kendaraan seperti tak bisa lepas, karena ini memang memudahkan. Pertanyaanya, mengapa tak mau jalan kaki?

Kalau dipikir-pikir, apa relevansinya pertanyaan ini?

Jalan kaki memang tak ada keren-kerennya dilingkungan kita. Kesannya ini adalah miskin. Mereka yang jalan kaki adalah mereka yang tak punya uang untuk membeli kendaraan bermotor dan bensin (bersubsidinya). Kalau naik motor, kesannya itu seperti cepat dan jagoan dan intinya keren seperti apa yang diiklankan. Tak ada salahnya berpendapat seperti ini.